Wednesday, May 28, 2008

APAKAH CINTA ITU?

APAKAH CINTA ITU?

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk
menguji kita.
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yangkadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus
percaya bahwa ketikaIa mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan,
kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat,
kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai,
kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan,
ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai,
ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat,
Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang
salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,
Danpenantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian,
dan pengharapan- penantian menjanjikan satu hal yang tidak
dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu,
karenaalasan yang penting.

Pernahkah anda memerhatikan org tersayang tidur...

Memerhatikan orang yg tersayang tidur...

Hamba Allah menulis "Assalamualaikum. ..
Seseorang mengirimkan bahan ini. Rasanya elok kita kongsikan...

Renungkan / lihatlah betapa sayangnya kita pada mereka.....

Pernahkah anda menatap orang-orang
yang anda sayang saat mereka sedang tidur?
Kalau belum, cubalah sekali saja menatap
mereka saat sedang tidur.


Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling
wajar dan paling jujur dari seseorang.


Seorang artis yang ketika di panggung
begitu cantik dan gemerlap pun
akan tampak polos dan jauh
berbeza jika ia sedang tidur.

Orang paling kejam di dunia pun
jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.


Perhatikanlah ayah anda
saat beliau sedang tidur.
Sedarilah, betapa badan yang dulu kuat
dan gagah itu kini semakin tua dan lemah,
betapa rambut-rambut putih
mulai menghiasi kepalanya,
betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya.
Orang inilah yang tiap hari bekerja keras
untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya.
Orang inilah, rela melakukan apa saja asal
perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. ...
Lihatlah ibu anda....
Hmm...kulitnya mulai keriput dan tangan
yang dulu halus membelai-belai
tubuh bayi kita itu kini kasar kerana
menempuhi kehidupan yang mencabar demi kita.
Orang inilah yang tiap hari
menguruskan keperluan kita.
Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan
membebeli kita semata-mata
kerana rasa kasih dan sayang,
dan sayangnya, itu sering kita salah ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang
yang kita cintai..sayangi itu....
Ayah, Ibu, Suami,
Isteri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat,
Semuanya...


Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.
Rasakanlah energi cinta yang mengalir
perlahan-lahan
saat menatap wajah mereka yang terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir
deras ketika mengingat betapa
banyaknya pengorbanan yang telah
dilakukan orang-orang itu untuk
kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang-kadang tertutupi oleh
salah faham kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar
pengorbanan itu akan tampak lagi
melalui wajah-wajah jujur mereka
saat sedang tidur.
Pengorbanan yang kadang melelahkan
serta memenatkan mereka
namun enggan mereka ungkapkan..
Dan ekspresi wajah ketika tidur pun
membantu untuk mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia
berkata... "betapa lelahnya..penatnya aku hari ini".
Dan penyebab lelah dan penat itu?
Untuk siapa dia berpenat lelah
Tak lain adalah .....KITA... ...


Suami yang bekerja keras mencari nafkah,
isteri yang bekerja keras mengurus dan
mendidik anak, juga rumah.
Kakak, adik, anak, dan sahabat yang
telah menemani hari-hari suka dan duka
bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan
pahit yang pernah terjadi dengan
menatap wajah-wajah mereka.
Rasakanlah betapa kebahagiaan dan
rasa terharu seketika menerpa jika
mengingat itu semua.


Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika
esok mereka "orang-orang terkasih itu"
tak lagi membuka matanya,
untuk selamanya ... """